Archive for the ‘Tragedi 1965’ Category

Sekitar G30S, Suharto, PKI dan TNI-AD

Oktober 21, 2007

Mengatakan tertipu Suharto, tidak berarti Suharto anggota Illegal PKI yang lebih sulit lagi untuk dibuktikan, bahkan sudah tidak mungkin. Cukup sebagai jenderal yang dipercaya oleh Perwira-muda penggerak G30S untuk bersama-sama, atau bahkan yang diandalkan sebagai sandaran untuk menghadapi jenderal-jenderal kanan yang dikatakan tergabung dalam Dewan-Jenderal juga sudah bisa, kan. Artinya, Jenderal Suharto berdiri diatas 2 perahu, semula berada dipihak pendukung G30S, bahkan ikut sebagai penggerak yang mendatangkan pasukan siap tempur ke Jakarta dan ternyata pasukan itulah yang dijadikan kekuatan G30S, tapi kemudian menikam dan membasmi G30S. Dan dilanjutkan dengan pembasmian PKI dan menggulingkan Presiden Soeharno. Itulah kenyataan yang kita lihat bersama. (more…)

Iklan

PRESIDEN SUKARNO, G30S, PKI

Oktober 20, 2007

Oleh: Harsutejo

“Teori” Presiden Sukarno Sebagai Dalang G30S

Bung Karno (BK) yang sejak remaja berjuang untuk kemerdekaan rakyat Indonesia, pada puncak kekuasaannya sebagai Presiden Republik Indonesia,tiba-tiba dituduh dan diperlakukan sebagai orang yang hendak melakukan perebutan kekuasaan alias kudeta, bahkan sebagai pemberontak. Betapa absurdnya! Prof Dr Brigjen Nugroho Notosusanto menulis, “Pada 1 Oktober 1965 beberapa kelompok pemberontak berkumpul di Pangkalan Udara Halim. Kelompok Cenko menempati gedung Penas, Presiden beserta pengikut-pengikutnya menempati rumah Komodor Udara Susanto, dan kelompok ketiga (yang lebih kecil jumlahnya), yang terdiri dari Ketua PKI Aidit beserta pembantunya, menempati rumah Sersan Dua Udara Suwardi” (more…)

Sejarah 1965 Bingungkan Sekolah, Aktor Utama Masih Jadi Misteri

Oktober 20, 2007

RADAR SEMARANG- Tanggal 30 September empatpuluhdua tahun yang lalu, sebuah peristiwa penculikan sejumlah petinggi angkatan darat memicu terjadinya tragedi kemanusiaan yang masih menimbulkan kontroversi hingga kini. Kontroversi peristiwa yang dikenal dengan sebutan Gerakan 30 September (G 30 S) tersebut adalah terkait pelaku utama di balik peristiwa ini.

Selama pemerintahan orde baru, hanya ada sejarah tunggal yang menyebutkan bahwa pelaku G 30 S adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Sehingga dalam teks sejarah yang dikeluarkan pemerintah selalu ditambahi embel-embel PKI di belakang kata G
30 S. (more…)

Pancasila “ICA”

Oktober 2, 2007

Istilah “republik hamil tua” menunjukkan ketegangan dalam hubungan PKI-TNI AD-BK (Bung Karno). PKI merasa makin berkuasa, membuat khawatir TNI AD dan kekuatan antikomunis lainnya. (more…)

Ancaman Komunis Masih Nyata?

Oktober 2, 2007

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (1/10). Sebelum upacara dimulai pukul 08.00, Presiden secara pribadi meninjau diorama yang menggambarkan upaya pengkhianatan terhadap Pancasila. (more…)