Archive for the ‘Pilpres 2009’ Category

Tiga Tahun Telah Berlalu

Oktober 20, 2007

Sering kita diingatkan untuk jangan menyia-nyiakan waktu karena ia berjalan begitu cepat. Ketika ia sudah berlalu, ia tidak pernah bisa kembali.

Tidak terasa hari ini, 20 Oktober, tiga tahun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memegang tampuk kekuasaan. Tidak seperti waktu-waktu sebelumnya di mana setiap setahun pemerintah diwarnai penilaian terhadap kinerja pemerintahan yang diikuti dengan usulan perombakan kabinet, kali ini semuanya berjalan lebih tenang. Semuanya tentu tidak terlepas dari kalkulasi politik di mana tidak cukup bermanfaat lagi meributkan kursi menteri karena toh tinggal dua tahun pemerintahan akan segera berakhir dan berganti. (more…)

Iklan

Indonesia Butuh Pemimpin yang Kuat

Oktober 20, 2007

Jakarta, Kompas – Saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang kuat. Banyak masalah mendasar dalam bidang politik dan ekonomi yang tidak dapat diselesaikan secara tambal sulam dan dengan memakai pendekatan yang kompromistis.

“Pemimpin yang kuat ini dalam arti, ia adalah pemimpin yang taat terhadap konstitusi dan dapat mempertahankan visinya yang besar tanpa harus terganggu oleh berbagai kepentingan atau isu yang sebenarnya tidak perlu,” papar Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latif, Jumat (19/10) di Jakarta. (more…)

Tiga Tahun BerkuasaPengabdian Yudhoyono-Kalla Terasa Sudah Berakhir

Oktober 19, 2007

Oleh
Daniel Tagukawi/Inno Jemabut

Jakarta – Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla memasuki usia tiga tahun pada 20 Oktober 2007. Apa yang dicapai pemerintahan belum maksimal, bahkan kinerja pemerintahan kian menurun. Meski masa tugas masih sekitar dua tahun lagi, terasa masa pengabdian sudah berakhir. Demikian hasil evaluasi yang dikemukakan Sosilog Universitas Indonesia (UI), Thamrin Amal Tomagola, Purwo Santoso (Dosen UGM), dan Arbi Sanit (Dosen UI), ketika dihubungi SH secara terpisah di Jakarta, Kamis (18/10) dan Rabu (17/10). (more…)

Wajar Parpol Menjauhi Yudhoyono

Oktober 17, 2007

Kegagalan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membangun bangsa selama tiga tahun pemerintahannya berdampak pada semakin banyak partai politik (parpol) mengambil jarak dengan dirinya.

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P) DPR, Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin (15/10) mengatakan, wajar adanya gerakan parpol menjauhi Presiden Yudhoyono setelah melihat kegagalan pemerintah dalam tiga tahun berkuasa (more…)

Sutiyoso Kampanye dalam Acara Keluarga

Oktober 17, 2007

Tak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso kian gencar berkeliling untuk mempersiapkan diri guna menyongsong pemilihan presiden. Hal ini tidak mengherankan lantaran 1 Oktober lalu mantan Panglima Kodam Jaya ini sudah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden. (more…)

Jusuf Kalla Belum Bersedia Dicalonkan

Oktober 17, 2007

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya, yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (16/10), menyatakan, hingga saat ini, belum bersedia ditetapkan sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Alasannya, saat ini bukan saat yang tepat baginya untuk menyatakan pencalonan dirinya. (more…)

Empat Serangkai

Oktober 16, 2007

Acungan jempol untuk “Safari Lebaran” JK (Jusuf Kalla). “Bos mulai jualan nih,” ujar orang dekat JK, Minggu (14/10), yang ikut ke Makassar.

Ibarat cerita anak, JK memainkan jurus Sekali Tepuk Tujuh Nyawa (kisah tentang jagoan pembunuh nyamuk). (more…)

THE GLOBAL NEXUS, “Busway” Sutiyoso Vs “Shinkansen” SBY-JK

Oktober 9, 2007

Pada Senin petang, 1 Oktober, arsitek busway, Sutiyoso meluncurkan “trayek baru” Merdeka Selatan ke Merdeka Utara, disaksikan konsentrasi pers yang luar biasa. Pada tanggal 20 April 2004, saya menulis kolom berjudul SBY-JK Shinkansen menuju RI-1 dan RI-2. Di situ saya menguraikan perkembangan detik-detik menjelang Pilpres 2004. (more…)

Konsolidasi Partai Demokrat

Oktober 9, 2007

Tekanan politik yang dihadapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memaksa dirinya melakukan konsolidasi. Sabtu, ia kumpulkan kembali Tim Sukses 2004.

Meski sebelumnya menyatakan akan lebih berkonsentrasi menyelesaikan tugas kenegaraan yang masih dua tahun berjalan, rupanya berbagai kondisi terakhir membuat Yudhoyono tidak bisa tidak harus memikirkan posisi politiknya. Salah satu yang paling mengganggu adalah hasil survei Lingkaran Survei Indonesia yang mengatakan popularitas dirinya tinggal 35,3 persen. (more…)

Belum Muncul Figur yang Baru, Partai Politik Gagal Mengader Pemimpin

Oktober 8, 2007

Hingga saat ini belum muncul pemimpin baru yang diharapkan mampu menggantikan kepemimpinan nasional yang ada. Tidak mengherankan jika dalam survei dari Lembaga Survei Indonesia, sosok yang mendominasi kancah politik nasional masih figur lama yang popularitasnya makin menurun. (more…)