1.100 Warga Sekitar Mulai Diungsikan

Menyusul dinaikkanya status Gunung Kelud dari siaga menjadi awas sejak Selasa (16/10) pukul 17.26, sebagian dari 116.746 warga yang tinggal di daerah rawan bencana mulai diungsikan. Mereka yang belum mengungsi, pada menjelang tengah malam, warga sudah berkumpul di sejumlah tempat untuk menunggu perintah evakuasi.

Pemerintah Kabupaten Blitar maupun Kediri juga sudah melakukan berbagai langkah untuk mengevakuasi warganya yang tinggal di daerah rawan bencana.

Di Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kediri, tercatat ada 1.100 warga mengungsi di SDN I Tawang dan Balai Desa Tawang. Mereka umumnya anak-anak dan perempuan, sedangkan lelaki dewas umumnya masih bertahan di rumah untuk menjaga harta bendanya.

Di Blitar, pengungsian belum ada, tetapi warga umumnya sudah bersiap di depan rumah untuk menunggu perintah evakuasi. Di Kecamatan Talun, mkisalnya, ribuan warga sudah bersiap, lengkap dengan berbagai barang harta bendanya. Sejumlah truk pengangkut juga sudah siap di depan kantor Kepolisian Resor Blitar yang berada di Talun.

Sejumlah warga mengaku sudah diberi tahu soal peningkatan status Kelud dari siaga menjadi awas sejak pukul 19.00. Pamong desa setempat juga sudah memerintahkan mereka bersiap untuk setiap saat dievakuasi.

Di Blitar, Talun adalah satu dari 10 kecamatan yang masuk dalam daerah rawan bencana. Kecamatan lain adalah Nglegok, Gandusari, Garum, Ponggok, Srengat, Udanawu, Sanankulon, Wonodadi, dan Kanigoro. Tiga kecamatan yang disebut pertama dengan jumlah penduduk 90.624 jiwa masuk dalam daerah rawan II. Sedangkan tujuh kecamatan lain dengan 160.998 masuk dalam daerah rawan III.

Sedangkan di Kediri terdapat empat yang dihuni 38.170 jiwa. Keempat kecamatan itu adalah Ngancar, Plosoklaten, Puncu, dan Kepung.

Sekretaris Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) Kabupaten Kediri Dedi Sadriya mengatakan, warga sudah diungsikan dan ditempatkan dalam tenda-tenda darurat. Wilayah sekitar Gunung Kelud dalam radius 10 km juga dikosongkan.

Di Jakarta, awas Kelud ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi antardepartemen guna mengantisipasi jika Gunung Kelud benar-benar meletus.

Gunung Kelud setinggi 1.731 m termasuk wilayah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar. Gunung api ini setidaknya telah 30 kali meletus sejak tahun 1311. Letusan kerap memakan korban jiwa karena semburan batu dan kerikilnya.(ina/che/has/rad) Kompas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: