Sutiyoso Calon Presiden

Enam hari menjelang berakhir masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso mendeklarasikan diri secara resmi sebagai calon presiden independen, Senin (1/10) di Ball Room Hotel Four Seasons, Jakarta.

Pencalonan Sutiyoso dihadiri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono, aktivis 1978 Hariman Siregar, serta budayawan Taufik Ismail dan Ridwan Saidi.

Dalam deklarasi pencalonannya, Sutiyoso meminta partai politik yang ada untuk menilai dirinya dan mencalonkannya secara resmi jika mereka memang menilai dirinya layak untuk menjadi presiden. Ia berjanji tak akan mendirikan partai baru untuk menyokong pencalonannya itu.

“Silakan melihat dan menilai saya selama ini. Apa yang telah saya lakukan dan kemampuan saya. Jika dinilai layak, silakan partai mendekat dan mencalonkan saya. Saya akan mengayomi semua partai yang mendukung saya,” kata Sutiyoso.

Lima langkah

Dalam deklarasi politiknya itu, Sutiyoso mengajukan lima langkah yang akan diwujudkannya selama memimpin.

Pertama, penghargaan terhadap nilai-nilai lama yang baik dan penyerapan terhadap nilai-nilai baru yang lebih baik. Kedua, perumusan nilai-nilai reformasi yang sesuai bagi Indonesia. Ketiga, menyukseskan otonomi daerah dengan memberi kewenangan dan dana yang cukup sehingga pembangunan dapat dilangsungkan dengan cepat di tiap daerah.

Penciptaan rasa aman dengan penguatan sistem pertahanan dan keamanan menjadi langkah keempat. Langkah kelima, penciptaan politik bebas aktif, di mana tak ada negara lain yang boleh mendominasi Indonesia di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Sutiyoso mengakui pencalonan dirinya merupakan hasil dorongan dari berbagai pihak. Para purnawirawan TNI juga diklaim mendukung pencalonannya. “Semua hadirin yang datang di sini diundang Pak Try Sutrisno. Beliau itu kepala sukunya para purnawirawan TNI,” kata Sutiyoso yang mengaku dirinya mengetahui semua masalah yang terjadi di setiap provinsi, termasuk cara-cara untuk mengatasinya.

Sebelum mengumumkan pencalonan dirinya, Sutiyoso bertamu ke kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta. Saat menemui tamunya itu, Megawati didampingi Sekjen PDI-P Pramono Anung.

Pramono menuturkan, Megawati mengucapkan selamat kepada Sutiyoso atas pencalonannya itu karena yang dilakukannya merupakan sumbangan bagi penegakan demokrasi di Indonesia.

Jika kelak Megawati dan Sutiyoso bisa bersinergi, kata Pramono, diharapkan itu akan menjadi sinergi yang positif. “Namun, jika harus bersaing, semoga menjadi persaingan yang sehat,” katanya.

Pemimpin yang tegas

Direktur Eksekutif Lead Institut Bima Arya Sugiarto menuturkan, sebagai calon presiden, Sutiyoso muncul dengan citra baru, yaitu pemimpin yang tegas. Citra ini menjadi amat berarti karena muncul di tengah masyarakat yang melihat citra Presiden Yudhoyono sebagai peragu.

Namun, citra tegas Sutiyoso juga mengandung sejumlah kelemahan, terutama terkait dengan sejumlah kontroversi yang dibuatnya saat memimpin Jakarta. Misalnya pembangunan jalur bus khusus atau busway.

Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengemukakan, Presiden Yudhoyono belum memikirkan pencalonannya kembali. Sisa dua tahun pemerintahan akan digunakan untuk fokus melaksanakan pekerjaan.

“Presiden tetap fokus ke pekerjaannya sebagai presiden, belum pikir soal Pilpres 2009, karena rasanya beliau anggap jabatannya masih dua tahun. Tapi kalau ada yang mau duluan, jalan sendiri, mendeklarasikan, ya itu hak masing-masing. Biar rakyat yang menilai. It’s a free country,” ujar Andi di Istana Negara.

Banyak pilihan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir secara terpisah mengatakan, deklarasi Sutiyoso akan membuat rakyat punya banyak pilihan. Namun, Sutiyoso harus mulai menggalang dukungan dari parpol agar bisa mempunyai kendaraan.

Sementara itu, Gubernur Provinsi DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X menyatakan tidak tahu-menahu soal wacana pencalonan dirinya sebagai calon presiden oleh PAN. Sultan menyatakan, saat ini belum waktunya berbicara tentang calon presiden. Ia juga mengatakan belum siap untuk dicalonkan.(ECA/NWO/INU/MAM/RWN) Kompas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: