Bangunan Vital itu Jangan Merana

[SURABAYA] “Biarkan kami berjanji, untuk mewujudkan janji-janji kami sendiri,” kata Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Maka lidah pejabat itu pun mengudarakan gumam yang diharapnya tulus dan penuh kebenaran perlakuan. “Kami berjanji.. akan merevitalisasi Pasar Turi Baru pascakebakaran 26 Juli dan 9 September 2007 secara menyeluruh.” Mereka mengatakan dengan pasti, stan yang terbakar maupun tidak semua akan dibangun kembali.. Wali Kota Surabaya, Bambang DH, merasakan gumpalan dalam dadanya itu… di udara terang menjelang bulan puasa di Surabaya, Selasa (11/9).

“Aku telah dipercaya oleh masyarakat kota ini untuk memimpin ke dalam perubahan dan pembaruan serta perbaikan…Sejak itulah aku ingin menguatkan kembali pasar-pasar tradisional yang sudah tergerus oleh menjamurnya pasar-pasar moderen…,” lelaki itu meyakinkan diri.

Dua pasar yang sudah direvitalisasi masing-masing Pasar Wonokromo dan Pasar Tambahrejo. Kini masuk giliran Pasar Turi… “Hal ini pentingnya,” tegasnya, “Pada musim hujan di dalam pasar tidak becek lagi. Pembelanja pun akan mendapat kenyamanan! Bukankah itu sangat berdampak baik pada roda perekonomian saban hari?…”

Asisten II Sekretaris Kota Surabaya, Muhklas Udin menambahkan, Pasar Turi nantinya akan dijadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), seperti Perusahaan Daerah Pasar Surya, Rumah Potong Hewan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Penanganannya sekarang di bawah Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Direncanakan

Dikatakan, draf rencana pengelolaan Pasar Turi sedang dikerjakan Bagian Hukum Pemkot Surabaya. Diharapkan bulan Oktober mendatang akan diserahkan kepada Dewan Per- wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya untuk dibahas.

Biaya revitalisasi Pasar Turi pascakebakaran dibiayai melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 50 miliar, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jatim dan Kota Surabaya masing-masing Rp 25 miliar dan sisanya Rp 100 miliar dibayar pedagang.

Sementara itu, Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Kapuslabfor) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Brigjen Polisi Ruslan menyatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan atas kebakaran Pasar Turi Surabaya, karena saat sekarang sedang pengumpulan data- data kemudian dilakukan analisa.

Hasil dari analisa ter- sebut akan diserahkan kepada tim penyidik. [080]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: